Desa Wisata Wukirsari Imogiri Kabupaten Bantul

346

Desa Wisata Wukirsari, telah meraih pengakuan internasional sebagai salah satu dari 55 Desa Wisata Terbaik Dunia tahun 2024 oleh Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO). Pengumuman ini disampaikan pada 14 November 2024 di Cartagena de Indias, Kolombia.

Lokasi & Aksesibilitas
Desa Wisata Wukirsari terletak di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini berjarak sekitar 17 km dari pusat Kota Yogyakarta dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30-40 menit menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.

Sejarah & Keunikan
Wukirsari dikenal sebagai pusat seni dan budaya khas Jawa yang masih dilestarikan hingga kini. Desa ini merupakan rumah bagi para perajin batik tulis klasik dan pengrajin wayang kulit yang telah mewariskan keahliannya secara turun-temurun. Selain itu, Wukirsari juga memiliki nilai historis karena dekat dengan Makam Raja-Raja Mataram Imogiri, situs ziarah penting bagi masyarakat Jawa.

Daya Tarik Wisata

  • Batik Tulis Giriloyo
    Sentra batik tulis klasik Giriloyo merupakan ikon utama Wukirsari. Di sini, wisatawan dapat belajar membatik secara langsung dari para pengrajin, membeli batik berkualitas tinggi, serta mengenal sejarah batik khas Yogyakarta.
  • Kerajinan Wayang Kulit
    Wukirsari adalah salah satu desa dengan tradisi tatah sungging (pembuatan wayang kulit) terbaik di Yogyakarta. Wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan wayang dari kulit sapi hingga tahap pewarnaan dan pementasan wayang.
  • Wisata Alam & Budaya
    Desa ini menawarkan suasana pedesaan yang asri dengan perbukitan hijau, persawahan, serta udara yang sejuk. Berbagai kegiatan budaya seperti gejog lesung (musik tradisional dari alu dan lesung) serta kirab budaya rutin diadakan di desa ini.
  • Makam Raja-Raja Mataram
    Salah satu daya tarik sejarah di Wukirsari adalah kompleks makam raja-raja Mataram Islam yang berada di perbukitan Imogiri. Tempat ini menjadi tujuan wisata ziarah dan spiritual bagi banyak pengunjung.

Fasilitas & Akomodasi

  • Rumah produksi batik dan wayang
  • Workshop dan kursus singkat batik & wayang kulit
  • Homestay bagi wisatawan yang ingin merasakan kehidupan pedesaan
  • Area kuliner yang menyajikan makanan khas Bantul
  • Pusat informasi wisata

Penghargaan & Prestasi

  • Juara I Desa Wisata Maju dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023
  • Masuk dalam 55 Desa Wisata Terbaik Dunia 2024 versi UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia PBB)

Pengembangan dan Dukungan

Pengakuan sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia mendorong berbagai pihak untuk berkontribusi dalam pengembangan Wukirsari. Pada Januari 2025, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, mengunjungi desa ini dan memberikan apresiasi terhadap potensi alam dan budaya yang dimiliki. Beliau menekankan pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal serta promosi melalui media sosial dan konten digital.

Tantangan dan Rencana Ke Depan

Meskipun telah meraih prestasi gemilang, Desa Wukirsari menghadapi tantangan dalam hal pendanaan dan infrastruktur, seperti kebutuhan akan terminal wisata yang memadai untuk menampung lonjakan wisatawan. Pemerintah desa berencana mengajukan anggaran tambahan melalui Dana Keistimewaan DIY untuk pengembangan fasilitas penunjang pariwisata dan peningkatan kapasitas pelaku wisata, termasuk pelatihan bahasa asing bagi pemandu wisata.

Dengan berbagai upaya pengembangan dan dukungan dari berbagai pihak, Desa Wisata Wukirsari diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitasnya, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Informasi Kontak
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung atau mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi pengelola desa wisata melalui:

 

Dengan kombinasi budaya, sejarah, dan keindahan alamnya, Desa Wisata Wukirsari menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman wisata edukatif, budaya, dan alam khas Yogyakarta.