Museum Anak Kolong Tangga (foto: pigura-rasa.blogspot.com)

Datang dari Belgia dan melakukan penjelajahan selama 15 tahun di Indonesia. Rudi Corens memprakarsai pembuatan museum yang berfokus pada anak-anak. Pria kelahiran Brussels ini pun tidak tanggung-tanggung menyerahkan 700 koleksi pribadi mainan tradisional anak-anak dan buku-bukunya sebagai inventaris museum tersebut.

Mengandeng dengan beberapa tokoh seni di Jogja, Rudi Corens berhasil mewujudkan impiannya mendirikan sebuah museum khusus anak-anak yang dinamai Museum Anak Kolong Tangga. Penamaan ini tidak terlepas dari lokasi museum yang tepat di bawah tangga pintu masuk Concert Hall. Museum ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 2 Februari 2008.

Memanfaatkan ruang yang sempit, pengelola museum ini meresponnya dengan tata letak yang kreatif dan unik. Penampilan yang disajikannya pun sangat nyaman dan tidak lepas dari nuansa anak-anak yang membuat para pengunjung menjadi nyaman dan ceria.

Keceriaan dan kegembiraan anak-anak yang mengunjungi museum ini dapat dipastikan dari koleksi yang dimilikinya. Pengujung dapat menemukan berbagai mainan mulai dari berbahan kayu dan plastik, selain itu miniatur transportasi pribadi dan umum juga dapat kita jumpai, tidak ketinggalan pula celengan dari bebagai bentuk dan bahan. Koleksi yand dimiliki Museum Anak Kolong Tangga ini tidak terbatas dalam bentuk mainan saja, buku-buku dari berbagai genre pun ada, mulai dari komik, poster dan foto tentang dunia anak dari berbagai belahan benua.

Museum Anak Kolong Tangga
Lokasi: Taman Budaya Yogyakarta, Jl.Sriwedani no.1, Yogyakarta 55122
Waktu Kunjungan: Selasa – Jumat pukul 09.00 – 13.00 WIB, dan Sabtu – Minggu pukul 09.00 – 16.00 WIB