Dalam rangka meningkatkan kerjasama provinsi anggota EATOF (East Asia Tourism Regional Forum), Pemda DIY telah mengikuti General Assembly Meeting di Tottori, Jepang pada tanggal 9 s/d 13 Agustus 2018 dihadiri oleh Bapak Wakil Gubernur DIY mewakili Gubernur DIY. Didampingi juga 2 (dua) orang aparat Dinas Parisiwata DIY, 1 (satu) orang aparat dari Dinas Kebudayaan DIY, 2 (dua) orang perwakilan pelaku industry pariwisata di DIY, PT Werkudara. Pemda DIY juga mengirimkan 3 (tiga) orang penari DIY yang tampil pada acara EATOF Night.

EATOF merupakan kegiatan dalam bidang pariwisata dan mempunyai tujuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat provinsi anggota EATOF melalui bidang pariwisata dan dari itu juga terdapat program lain terlepas dengan saling mendukung antar provinsi dalam bidang pendukung lainnya.

Pertemuan General Assembly EATOF dihadiri oleh 10 (sepuluh) provinsi anggota EATOF, antara lain Cebu (Philippines), Gangwon (Korea), Jilin (China), Luang Prabang (Laos), Quang Ninh (Vietnam), Sarawak (Malaysia), Siem Reap (Cambodia), Tottori (Jepang), Tuv (Mongolia), Yogyakarta (Indonesia).

Salah satu agenda kegiatan pertemuan anggota EATOF adalah pelaksanaan Bilateral Meeting. Tujuannya adalah untuk dapat meningkatan kerjasama dalam bidang Pariwisata dan Budaya antara provinsi DIY dan provinsi anggota EATOF lainnya, provinsi tersebut antara lain : Gangwon – Korea; Serawak – Malaysia; Quang Ninh – Vietnam; Siem Reap – Cambodia; Luang Parabang – Laos

Salah satu program kegiatannya adalah memberikan dukungan terhadap provinsi yang mengalami bencana. Pada tahun ini, Sekretariat EATOF turut memberikan dukungan berupa bantuan kepada korban bencana di Lombok melalui Pemda DIY, bantuan ke Provinsi Cebu (Philippines) dan ke Provinsi Tottori (Jepang) masing-masing memperoleh bantuan sebesar 3000 USD.

Pada saat Bilateral Meeting dengan Provinsi Gangwon (Korea), disampaikan oleh sekretaris EATOF bahwa akan memberikan bantuan sebesar 3000 USD bagi korban bencana gempa di Lombok melalui Pemda DIY dan bantuan tersebut akan diserahkan kepada Pemda NTB melalui BPBD DIY.

 

Sumber: Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata DIY