Peresmian Calendar of Events (COE) Yogyakarta telah digelar secara meriah pada 4 Februari 2019 dan berlangsung di Hotel Dafam Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur DIY, Perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Kepala OPD DIY, Forkom DIY serta para Stakeholders Pariwisata DIY. Acara ini sebagai bagian dari upaya Pemda DIY dalam Pencapaian Visi Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta bahwa pada tahun 2025 sebagai Daerah Tujuan Wisata Terkemuka di Asia Tenggara.

Sebagai daerah tujuan wisata, Yogyakarta memiliki keunggulan pada beragamnya destinasi serta paket wisata yang bisa ditawarkan. Mulai dari wisata heritage, wisata kuliner, wisata religi, wisata pendidikan, wisata alam, wisata minat khusus, hingga wisata seni dan budaya. Disamping itu, keragaman event di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Era Milenial sekarang ini tentu saja perlu langkah inovatif dalam penyampaian informasi Pariwisata sehingga terjadi akselerasi Pemasaran Pariwisata dalam pencapaian jumlah kunjungan wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah Satunya melalui Peluncuran Launching Calender of Events 2019.

Menurut Bapak Singgih Raharja selaku Kepala Dinas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, peluncuran Calender of Event 2019 bertujuan untuk : – Memperkenalkan Calender of Events di Daerah Istimewa Yogyakarta kepada khalayak luas. – Memberikan informasi penyelenggaraan event secara lengkap sehingga wisatawan dapat mengatur dan menyesuaiakan waktu berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta dengan lebih baik. – Mensinergikan penyelenggaraan event di Provinsi dengan Kabupaten/Kota, SKPD di lingkungan Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta serta stakeholders pariwisata.

Dalam rangka peningkatan pencapaian jumlah kunjungan wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta, peranan media informasi pariwisata sangatlah penting dalam menyampaikan potensi pariwisata juga sebagai upaya pemasaran dalam menggemakan Pariwata Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara upaya yang telah dilakukan selama ini antara lain dengan mengikuti berbagai kegiatan seperti pameran, pasar wisata, Travel mart / Travel Exchange, penyelenggaraan event, serta penyampaian informasi paiwisata melalui media online seperti website visitingjogja.com, social media serta media offline seperti calender of events, magazine, leaflet, dan menggalaskkan komunitas masyarakat.

Disamping itu, menurut Wakil Gubernur DIY, kedudukan sektor pariwisata bertugas sebagai pilar pembangunan nasional dan meningkatkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Acara Lunching Calender of Event menjadi momentum yang baik sebagai inspirasi dalam menciptakan akselerasi pembangunan ekonomi kreatif serta pariwisata Indonesia.

Penulis: San.96 dan Chatrin