Dinas Pariwisata DIY menggelar koordinasi intensif bersama mitra terkait dalam rangka mematangkan pelaksanaan AirAsia Famtrip 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret–3 April 2026. Pertemuan ini difokuskan pada penyelarasan teknis kegiatan, finalisasi itinerary, serta penguatan alur pengalaman peserta agar berjalan efektif, nyaman, dan berkesan, di Aula Sapta Pesona, Senin (02/03/2026).

Rangkaian program diawali dengan kedatangan peserta di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), dilanjutkan dengan eksplorasi budaya dan spiritual di kawasan Candi Borobudur dan pertunjukan Ramayana di kompleks Candi Prambanan. Peserta juga akan diajak menyelami kearifan lokal melalui kunjungan ke Desa Sidorejo untuk mengenal tradisi Pawukon dan jamu, pengalaman Lava Tour Kaliurang, hingga wisata edukatif di Museum Ullen Sentalu.

Tidak hanya itu, agenda turut mencakup kunjungan ke Keraton, jelajah sejarah Kotagede sebagai cikal bakal Mataram, pembelajaran batik kayu di Desa Wisata Krebet, serta pengalaman kuliner dan jamuan budaya yang dikemas dalam konsep eksklusif.

Melalui koordinasi ini, seluruh pihak memastikan kesiapan destinasi, akomodasi, transportasi, hingga penguatan storytelling di setiap titik kunjungan. Harapannya, Famtrip AirAsia 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menghadirkan pengalaman autentik yang merepresentasikan harmoni budaya, sejarah, dan kreativitas Yogyakarta kepada pasar internasional.

Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperluas jejaring promosi dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara melalui konektivitas penerbangan yang semakin kuat.

