Memperkuat pemahaman bersama serta meningkatkan kualitas data pariwisata sebagai dasar perumusan kebijakan, Dinas Pariwisata DIY menggelar rapat pembahasan data pariwisata bersama Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (14/04/2026).

Pertemuan ini membahas berbagai indikator penting sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai dari perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara, pergerakan wisatawan nusantara, tingkat penghunian kamar hotel, hingga rata-rata lama tinggal wisatawan. Data tersebut menjadi dasar penting untuk melihat tren pergerakan wisatawan serta dampaknya terhadap perekonomian daerah.

Selain memotret kondisi terkini, diskusi juga menyoroti sejumlah tantangan dalam penyediaan data pariwisata, seperti perbedaan konsep penghitungan, keterbatasan data administrasi, serta perlunya integrasi antara data survei, data administrasi, dan pemanfaatan big data agar menghasilkan statistik yang lebih komprehensif dan akurat.

Melalui sinergi antara Dinas Pariwisata DIY dan Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta, diharapkan penguatan sistem data pariwisata dapat terus dilakukan sehingga mampu mendukung penyusunan kebijakan serta strategi pengembangan pariwisata DIY yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

