Dinas Pariwisata DIY terus mendorong promosi produk ekonomi kreatif lokal melalui ruang promosi strategis di Tourist Information Center (TIC) Malioboro. Kesempatan ini diberikan kepada pegiat ekonomi kreatif yang telah terdaftar dalam SATU DATA Ekraf untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada wisatawan.

Sebelum dipromosikan di TIC Malioboro, setiap produk terlebih dahulu melalui proses kurasi guna memastikan kualitas, identitas produk, serta daya tariknya bagi pasar wisata. Kurasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan produk ekonomi kreatif DIY yang memiliki nilai estetika, kreativitas, dan daya saing.

Pada proses kurasi kali ini, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Ellya Shari, memimpin langsung penilaian terhadap produk subsektor fashion dari LILIAN FASHION yang berlokasi di Kampung Wisata Tahunan. Sejak tahun 2014, LILIAN FASHION konsisten mengembangkan produk kain ecoprint dan jumputan khas dengan sentuhan kreatif berbasis alam.

Seiring perkembangan usaha, produk yang dihasilkan tidak hanya berupa kain, tetapi juga berbagai outfit fesyen yang memadukan unsur tradisional dengan gaya modern. Inovasi tersebut menjadi salah satu kekuatan produk lokal DIY dalam menjawab kebutuhan pasar sekaligus memperkuat identitas budaya dalam subsektor fashion.

Melalui kegiatan kurasi ini, diharapkan semakin banyak produk ekonomi kreatif DIY yang mampu tampil di ruang promosi strategis, dikenal lebih luas oleh wisatawan, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif daerah berbasis potensi lokal dan kreativitas masyarakat.

 

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!