Dinas Pariwisata DIY kembali memperkuat kapasitas pengelola destinasi melalui Pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Destinasi Pariwisata yang digelar di Omah Jamu Pandowo, Desa Wisata Pampang, Paliyan, Gunungkidul, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong destinasi wisata berbasis masyarakat agar mampu berkembang secara profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Omah Jamu Pandowo dipilih sebagai lokasi pelatihan karena menjadi salah satu ikon unggulan Desa Ekowisata Pampang yang menghadirkan konsep wisata kesehatan tradisional (wellness tourism). Kehadiran destinasi ini menjadi pembeda penting di tengah dominasi wisata alam pantai dan goa di Gunungkidul, sekaligus menunjukkan potensi besar pengembangan wisata berbasis budaya dan kesehatan tradisional lokal.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali materi tata kelola bisnis destinasi, perencanaan dan pengembangan produk wisata, penyusunan paket wisata, hingga strategi pemasaran destinasi pariwisata. Pelatihan menghadirkan narasumber dan instruktur dari berbagai unsur, antara lain Ir. Imam Taufik (DPRD DIY), Esti Cemporaningsih (PUSPAR UGM), Rubi (GIPI DIY), Yitno Purwoko dan Yusuf Hermawan (HILDIKTIPARI), serta Teguh Rahmat Prihatno (GIPI), dengan moderator Edwin Hendra Kusuma (ASITA).

Kegiatan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir pengelola destinasi dari pengelolaan yang berjalan secara tradisional menjadi lebih profesional dan berorientasi masa depan. Destinasi yang memiliki tata kelola bisnis yang sehat dan strategi pemasaran yang tepat diharapkan dapat tumbuh mandiri secara ekonomi, tetap lestari secara lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.






