Destinasi yang baik tidak hanya menghadirkan pengalaman berwisata, tetapi juga menjaga ruang hidup yang menjadi penyangganya. Di kawasan Parangtritis, pengembangan pariwisata dan upaya pelestarian lingkungan kini berjalan beriringan sebagai satu kesatuan.

Semangat tersebut diwujudkan melalui uji coba rute Jeep Wisata yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Pemerintah Kabupaten Bantul dan pelaku wisata Parangtritis, Jumat (17/07/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penataan kawasan pantai selatan sekaligus mendukung program restorasi Gumuk Pasir Parangtritis agar tetap lestari tanpa mengurangi daya tariknya sebagai destinasi wisata unggulan.

Uji coba melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan setiap jalur wisata dirancang secara cermat. Rute yang disiapkan tidak hanya mempertimbangkan aspek keamanan dan kenyamanan wisatawan, tetapi juga menjaga fungsi ekologis kawasan sehingga aktivitas wisata dapat berlangsung selaras dengan upaya konservasi dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Sebagai salah satu fenomena geologi langka yang menjadi bagian dari Geopark Jogja, Gumuk Pasir Parangtritis memiliki nilai ilmiah, edukasi, sekaligus konservasi yang perlu dijaga bersama. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir model pengelolaan destinasi yang mampu menyeimbangkan kepentingan pelestarian lingkungan dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, Parangtritis tidak hanya menjadi tujuan wisata yang menarik, tetapi juga menjadi contoh bagaimana pariwisata dapat tumbuh secara berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!