Kemandirian kalurahan tumbuh ketika potensi lokal dikelola, budaya dirawat, dan masyarakat mendapat ruang untuk berkembang. Semangat ini menjadi bagian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) Desa Mandiri Budaya (DMB) di Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.

Melalui kegiatan ini, capaian program sekaligus potensi pengembangan ke depan ditinjau untuk melihat sejauh mana dukungan Dana Keistimewaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Berbagai potensi Katongan menjadi bagian dari perhatian, mulai dari sarana pendukung kegiatan ekonomi, Sendang Sumur Kidul yang dikenal tidak pernah kering, hingga Resan Sawangan Klegung yang menjadi ruang budaya bagi masyarakat.

Potensi tersebut menunjukkan bahwa kekuatan kalurahan tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada tradisi, ruang hidup, dan aktivitas masyarakat yang tumbuh di dalamnya. Pengelolaan yang tepat membuka peluang untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus menjaga nilai budaya yang menjadi identitas kalurahan.

Desa Mandiri Budaya bukan sekadar program, melainkan upaya membangun kemandirian berbasis kekuatan lokal. Melalui evaluasi dan pengembangan berkelanjutan, Dana Keistimewaan diharapkan semakin mendukung masyarakat yang berdaya, budaya yang lestari, dan ekonomi kalurahan yang tumbuh.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!