Pengalaman berwisata yang berkesan tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga oleh keramahan pelayanan dan kesan yang dibawa pulang. Karena itu, masukan dari wisatawan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pengalaman berwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Selama 18–20 Oktober 2026, sebanyak 38 peserta dari berbagai negara mengikuti Post Tour Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 untuk mengenal beragam daya tarik Yogyakarta. Perjalanan ini mencakup Borobudur Sunrise, Desa Wisata Wukirsari, Desa Wisata Sidorejo, Candi Prambanan, Kotagede, Malioboro, Keraton Yogyakarta, hingga Taman Sari.

Rangkaian kegiatan turut diwarnai Farewell Dinner di Resto Sekar Kedhaton, Senin (19/10/2026). Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY, GKR Bendara, hadir menyambut para delegasi. Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pemasaran bersama tim Dinas Pariwisata DIY membagikan suvenir sekaligus membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan saran dan masukan atas pengalaman selama berkunjung. Peserta juga dapat mengirimkan pengalaman dan rekomendasi melalui alamat email yang tercantum pada tourist map.

Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mengenali keunggulan destinasi sekaligus mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih dapat ditingkatkan. Dengan mendengarkan pengalaman wisatawan, pengembangan pariwisata DIY diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan pengunjung tanpa kehilangan keunikan budaya dan karakter lokal.
Mari bersama menjaga daya tarik destinasi, meningkatkan keramahan pelayanan, dan menghadirkan pengalaman berwisata yang membuat Yogyakarta selalu dikenang.









