Destinasi wisata yang bersih dan lestari berawal dari kebiasaan mengelola sampah dengan tepat. Memilah, mengurangi, dan mengolah sampah bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan kualitas pengalaman wisata.
Dinas Pariwisata DIY mendorong peningkatan kapasitas pengelola daya tarik wisata melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata yang berlangsung di Joglo Tamansari, Kampung Wisata Tamansari, Kamis (22/10/2026).

Peserta mendapat materi tentang kebijakan pengelolaan sampah, pariwisata berkelanjutan, dan ekonomi sirkular. Pelatihan juga dilengkapi praktik pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot dan pembuatan kompos, serta pengelolaan sampah anorganik melalui daur ulang. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari DPRD DIY, PUSPAR UGM, dan DPD GIPI DIY, serta instruktur dari BUMDes Guwosari.
Dukungan sarana turut diberikan melalui penyerahan tempat sampah, kantong plastik sampah, peralatan budidaya maggot, dan mesin pencacah sampah untuk menunjang pengelolaan sampah di destinasi wisata.

Menjaga kebersihan destinasi bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama antara pengelola, pelaku usaha, masyarakat, dan wisatawan. Mari mulai dari kebiasaan sederhana, mengurangi dan memilah sampah sejak dari sumbernya, demi destinasi wisata DIY yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.





