Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026 pada Kamis (11/6/2026) di Ruang Rapat Kepala Dinas Pariwisata DIY. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan penilaian desa dan kampung wisata yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas tata kelola destinasi berbasis masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY dan dihadiri oleh tim juri yang berasal dari berbagai unsur, antara lain Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY, Universitas Sanata Dharma, Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata (Hildiktipari) DPW DIY, DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Kabar Malioboro, serta Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) DIY.

Melalui forum koordinasi ini, para juri memperoleh penyamaan persepsi terkait mekanisme penilaian, indikator yang digunakan, serta tahapan pelaksanaan lomba. Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat menghasilkan proses penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan desa dan kampung wisata di DIY.

Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026 akan berlangsung pada periode Juni hingga September 2026. Kompetisi ini diikuti oleh desa dan kampung wisata dengan kategori berkembang, maju, dan mandiri yang berasal dari lima kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan prinsip Community Based Tourism (CBT) yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Setelah masa pendaftaran ditutup pada 10 Juni 2026, tahapan selanjutnya adalah seleksi administrasi dan kurasi dokumen profil peserta yang dilaksanakan sepanjang bulan Juni. Tim juri kemudian akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kesesuaian data dan kondisi riil di lokasi. Verifikasi lapangan dijadwalkan berlangsung pada Juli dan Agustus 2026 dengan mengunjungi sejumlah desa dan kampung wisata terpilih sebelum menetapkan nominasi terbaik.

Melalui penyelenggaraan lomba ini, Dinas Pariwisata DIY tidak hanya berupaya memberikan apresiasi kepada desa dan kampung wisata yang berprestasi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola kelembagaan, pengembangan atraksi wisata, partisipasi masyarakat, keberlanjutan lingkungan, hingga inovasi dalam pengelolaan destinasi.

Selain menjadi sarana evaluasi dan pembinaan, lomba ini juga diharapkan mampu melahirkan desa dan kampung wisata unggulan yang siap mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta pada ajang tingkat nasional. Dengan penguatan kualitas tata kelola dan penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan, desa dan kampung wisata di DIY diharapkan semakin mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat setempat.

Penyelenggaraan Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026 merupakan wujud komitmen Dinas Pariwisata DIY dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis komunitas yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!