Voice bukan sekadar bunyi yang terdengar. Di balik setiap intonasi, artikulasi, dan emosi yang disampaikan, tersimpan kekuatan untuk membangun cerita, menghidupkan karakter, hingga menciptakan peluang baru di industri kreatif. Berangkat dari semangat tersebut, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta membuka Rupakarsa Creative Masterclass “Voice Over” Batch 1 di Aula Sapta Pesona Dinas Pariwisata DIY. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 21–23 Juli 2026, ini menjadi ruang belajar sekaligus praktik bagi para pegiat ekonomi kreatif yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang pengisi suara.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari praktisi Voice People Jogja. Materi yang diberikan tidak hanya mencakup teknik dasar seperti pernapasan, artikulasi, intonasi, tempo, dan penghayatan emosi, tetapi juga praktik membaca naskah, simulasi rekaman, hingga penyusunan portofolio voice over sebagai bekal memasuki dunia profesional.
Di tengah pesatnya perkembangan industri konten digital, kemampuan voice over semakin dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari video promosi, iklan, film, animasi, gim, podcast, audiobook, media sosial, pembelajaran digital, hingga promosi pariwisata dan produk ekonomi kreatif. Kompetensi ini membuka peluang baru bagi talenta lokal untuk berkiprah di industri kreatif yang terus berkembang.

Rupakarsa Creative Masterclass “Voice Over” Batch 1 merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata DIY dan Mitra DPRD DIY, dengan dukungan komunitas serta praktisi Voice People Jogja. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir talenta-talenta suara yang profesional, autentik, dan berkarakter, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah yang kaya akan kreativitas dan inovasi.






