Kerja sama antardaerah tidak cukup berhenti pada penandatanganan kesepakatan. Yang lebih penting adalah memastikan setiap komitmen benar-benar diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Semangat inilah yang menjadi fokus dalam Rapat Gabungan Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (MPU) Tahun 2026 yang berlangsung di Loman Park Hotel Yogyakarta, Kamis(30/07/2026).

Rapat gabungan tersebut diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari sepuluh provinsi anggota Forum MPU, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung. Mengawali sesi pembahasan, peserta mengikuti pemaparan mengenai Kesepakatan Bersama Anggota Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) Tahun 2024–2028, yang mencakup ruang lingkup kerja sama serta hak dan kewajiban masing-masing pihak. Paparan ini menjadi landasan untuk menyamakan persepsi seluruh peserta terhadap arah kebijakan dan komitmen yang telah disepakati sebagai dasar pelaksanaan kerja sama antardaerah.

Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan agenda penjaringan informasi pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) melalui Rencana Aksi (Renaksi). Pada sesi ini, masing-masing OPD memaparkan perkembangan implementasi kerja sama di daerahnya, sekaligus berbagi pengalaman, tantangan, serta peluang penguatan kolaborasi antardaerah. Melalui forum ini, pelaksanaan Renaksi diharapkan semakin terarah, terukur, dan mampu memperkuat sinergi pembangunan di sepuluh provinsi anggota Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan rapat, Dinas Pariwisata DIY turut menghadirkan mini exhibition yang menampilkan beragam produk ekonomi kreatif unggulan DIY. Pameran ini menjadi etalase bagi karya pelaku ekonomi kreatif lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan produk unggulan Yogyakarta kepada para peserta dari sepuluh provinsi, sehingga momentum forum tidak hanya memperkuat kerja sama antardaerah, tetapi juga menjadi ruang promosi potensi ekonomi kreatif DIY.

Kolaborasi yang terjalin melalui Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan di berbagai sektor. Dengan komitmen bersama dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, setiap bentuk kerja sama diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat di masing-masing daerah.








