Pariwisata yang berkelanjutan tidak cukup hanya menghadirkan destinasi yang menarik dan pengalaman yang berkesan. Rasa aman bagi pengelola, pelaku usaha, hingga wisatawan menjadi bagian penting agar aktivitas pariwisata dapat tumbuh dengan lebih siap menghadapi berbagai risiko.
Kebutuhan tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam kunjungan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) ke Dinas Pariwisata DIY, Kamis (01/10/2026). Pertemuan yang diterima oleh Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata ini menjadi ruang perkenalan, silaturahmi, sekaligus penjajakan peluang kemitraan dalam mendukung pengelolaan pariwisata di DIY.

Pembahasan diarahkan pada peluang penyediaan solusi perlindungan asuransi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik obyek-obyek pariwisata dalam pengelolaan Dinas Pariwisata DIY. Pendekatan tersebut penting agar perlindungan tidak berhenti pada aspek mitigasi risiko, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola destinasi yang lebih aman dan siap menghadapi situasi yang tidak terduga.
Kemitraan pun diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat lebih luas bagi ekosistem pariwisata. Sebab, ketika destinasi dikelola dengan memperhatikan aspek keamanan dan perlindungan, kepercayaan tumbuh, pengelolaan menjadi lebih siap, dan pengalaman wisata dapat berlangsung dengan lebih nyaman.

Pada akhirnya, membangun pariwisata bukan hanya tentang bagaimana orang datang dan menikmati destinasi, tetapi juga bagaimana setiap aktivitas di dalamnya mendapat perlindungan yang memadai. Dari rasa aman itulah keberlanjutan pariwisata dapat terus dijaga bersama.

