Pengembangan desa dan kampung wisata membutuhkan pemahaman terhadap potensi serta kondisi pengelolaan di lapangan. Tata kelola, kualitas pelayanan, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan pariwisata tumbuh sesuai karakter wilayah dan memberi manfaat bagi warga.

Dinas Pariwisata DIY melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka Klasifikasi Desa/Kampung Wisata DIY Tahun 2026 pada 29 September hingga 20 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengumpulan data untuk mendukung tahapan klasifikasi desa dan kampung wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bersama Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang diketuai GKR Bendara selaku Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY, kunjungan dilakukan untuk menghimpun informasi secara langsung mengenai berbagai aspek pengelolaan dan pelayanan wisata. Proses ini mengacu pada Peraturan Gubernur DIY Nomor 40 Tahun 2020 tentang Kelompok Sadar Wisata dan Desa/Kampung Wisata.

Kunjungan lapangan mencakup lima wilayah di DIY. Di Kabupaten Kulon Progo, pengumpulan data dilakukan di Desa Wisata Jatimulyo, Hargotirto, Banjarasri, dan Widosari. Di Kabupaten Bantul, lokasi yang dikunjungi meliputi Desa Wisata Wirokerten, Sinta, dan Kaki Langit.

Sementara itu, di Kabupaten Gunungkidul, kunjungan mencakup Desa Wisata Bendung, Petir, dan Pucung. Di Kabupaten Sleman, tim mengunjungi Desa Wisata Pancoh, Palgading, dan Sangurejo. Adapun di Kota Yogyakarta, pengumpulan data dilakukan di Kampung Wisata Sura Amerta, Tahunan, Kricak, Sekarniti, dan Suryatmajan.

Data yang dihimpun menjadi bahan penting untuk memahami kondisi pengelolaan, potensi, serta kebutuhan pengembangan masing-masing desa dan kampung wisata. Tahapan ini juga membantu mengidentifikasi aspek yang dapat ditingkatkan agar pengelolaan dan pelayanan wisata semakin berkualitas.

Melalui pengumpulan data secara langsung, proses klasifikasi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi desa dan kampung wisata di DIY. Hasilnya nantinya dapat menjadi salah satu dasar untuk merumuskan langkah pengembangan yang lebih terarah, dengan tetap menempatkan potensi lokal dan peran masyarakat sebagai bagian penting dari keberlanjutan pariwisata.

 

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!