Sebuah produk kriya tidak selesai ketika proses pembuatannya berakhir. Setelah karya tercipta, ada tantangan berikutnya: bagaimana produk memiliki nilai tambah, mampu menjawab kebutuhan pasar, dan punya peluang untuk terus berkembang.

Proses tersebut dijalani para peserta Pendampingan Penciptaan Produk Kreatif (Inkubasi) Sub Sektor Kriya melalui Presentasi Produk Hasil Pendampingan di Aula Dinas Pariwisata DIY, Senin (07/09/2026).

Satu per satu peserta mempresentasikan produk yang telah dikembangkan selama proses pendampingan di hadapan juri dan calon mitra. Ide, konsep, keunggulan produk, hingga peluang pengembangan menjadi bagian dari materi yang disampaikan.

Presentasi tidak berhenti pada menunjukkan hasil akhir. Peserta juga mendapatkan masukan untuk melihat kembali produknya dari berbagai sisi, mulai dari konsep, kualitas, hingga potensi pengembangannya.

Pertemuan dengan calon mitra turut membuka ruang yang lebih luas. Produk kriya yang sebelumnya berada dalam proses penciptaan mulai diperkenalkan pada peluang kolaborasi dan kebutuhan pasar yang sesungguhnya.

Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku ekonomi kreatif sub sektor kriya agar semakin siap membawa produknya ke tahap berikutnya. Karya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memiliki identitas, nilai ekonomi, dan peluang pasar.

Perjalanan dari ide menjadi produk memang membutuhkan proses. Dari produk menuju pasar, tantangannya kembali bertambah.

Karya yang baik bukan hanya enak dipandang. Karya yang baik punya cerita, punya nilai, punya pasar, dan punya ruang untuk terus tumbuh.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!