Membuka pasar wisatawan mancanegara tidak cukup hanya dengan memperkenalkan destinasi. Potensi, pengalaman, dan produk pariwisata perlu dipertemukan dengan pelaku industri yang memiliki akses langsung ke pasar sasaran.
Ruang pertemuan itu hadir melalui Business Matching dalam rangka Familiarization Trip (Famtrip) Travel Agent/Tour Operator (TA/TO) Singapura yang diselenggarakan Deputi Bidang Pemasaran melalui Asdep Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata RI. Empat TA/TO dari Singapura dipertemukan dengan pelaku industri pariwisata di Yogyakarta untuk mengenal lebih dekat potensi dan produk wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan Singapura.

Dinas Pariwisata DIY turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Tentrem Yogyakarta, Rabu (30/09/2026). Pertemuan ini menjadi ruang bertukar informasi, membangun jejaring, sekaligus membuka peluang kerja sama pemasaran pariwisata, khususnya pada segmen gastronomy dan wellness.
Lebih dari sekadar mempertemukan pelaku industri, business matching menjadi jembatan untuk membawa potensi pariwisata Yogyakarta lebih dekat dengan pasar mancanegara. Koneksi yang terbangun diharapkan dapat membuka peluang kerja sama, memperluas akses pasar, dan menghadirkan lebih banyak pilihan pengalaman wisata Yogyakarta bagi wisatawan Singapura.

Akses pasar tumbuh dari koneksi yang tepat. Dari pertemuan seperti inilah potensi pariwisata Yogyakarta dapat semakin dikenal, dikembangkan, dan dipasarkan ke pasar mancanegara.








